Seorang bocah mungil sedang asyik bermain-main tanah. Sementara sang ibu sedang menyiapkan jamuan makan yang diadakan sang ayah. Belum lagi datang para tamu menyantap makanan, tiba-tiba kedua tangan bocah yang mungil itu menggenggam debu. Ia masuk ke dalam rumah dan menaburkan debu itu diatas makanan yang tersaji. Tatkala sang ibu masuk dan melihatnya, sontak beliau marah dan berkata, “idzhab ja’alakallahu imaaman lilharamain,” Pergi kamu…! Biar kamu jadi imam di Haramain…!”
Dan SubhanAllah, kini anak itu telah dewasa dan telah menjadi imam di masjidil-haram…
Tahukah kalian, siapa anak kecil yang di doakan ibunya saat marah itu?
Beliau adalah Syeikh Abdurrahman as-Sudais, Imam Masjidil Haram yang nada tartilnya menjadi favorit kebanyakan kaum muslimin di seluruh dunia.
****
Ini adalah teladan bagi para ibu , calon ibu, ataupun orang tua… hendaklah selalu mendoakan kebaikan untuk anak-anaknya. Bahkan meskipun ia dalam kondisi yang marah. Karena salah satu doa yang tak terhalang adalah doa orang tua untuk anak-anaknya. Sekaligus menjadi peringatan bagi kita agar menjaga lisan dan tidak mendoakan keburukan bagi anak-anaknya. Meski dalam kondisi marah sekalipun.
“Janganlah kalian mendoakan (keburukan) untuk dirimu sendiri, begitupun untuk anak-anakmu, pembantumu, juga hartamu.
Jangan pula mendoakan keburukan yang bisa jadi bertepatan dengan saat dimana Allah mengabulkan doa kalian…” (HR. Abu Dawud)
***
Kiriman bu Netty – di group LQ Tembok
Saya kan seneng yaah, join pengajian dari rumah ke rumah, atas undangan loh, bukan nyelonong. Trs pernah niy satu kali saya lupa bawa, jadi saya pinjam al-Quran yang punya rumah. Sebelum giliran saya baca, saya simak dong, ibu-ibu yang baca duluan.
Saya perhatiin, saya baca, saya bolak-balik lembar demi lembar, ngomong dlm hati, Subhanallah ini al-Quran cakep bener, bukan cm covernya yg cantik, tapi dalemnya juga, tulisannya warna warni, jadi lebih gampang nentuin pendek panjang harokat, kapan dengung, kapan lafaz jelas, kapan hilang (tak dibaca), kapan berhenti, kapan ‘jalan’ terus… Tiing*
Covernya ada 4 macem warna. Merah, hijau, biru, dan saya suka yang shocking-pink. Padahal tiga warna lainnya juga cantik-cantik loh. Elegan. Ini al-Quran tajwid yg praktis, ga perlu ngafalin 27 hukum tajwid, kita cuma perlu menguasai 8 warna.
Tulisannya guede-guedee, manteb, ada terjemahannya, plus 2 bookmarks berisi:
1. Panduan cara baca warnanya, dan doa sujud tilawah (klo pas abis baca ayat Sajadah),
2. Fadhilah (benefit) dan adab membaca al-Quran.
Tapi meskipun baca Quran ini jadi lebih mudah, tetep aja kamu perlu bimbingan menthor yaa, untuk mengoreksi bacaanmu.
Beneran deh, baca al-Quran yang ini niih rasanya menyenangkan. Betah. Bikin semangat baca lagi baca lagi baca lagi insyaAllah, dan…. bnr2 cocok banget buat kado bagi orang-orang yang kita sayangi.



Pesan melalui email : order@mbafi.com atau melalui inbox akun facebook saya klik di sini.











Recent Comments