Kamis, kunjungan ke Bintaro, ada saudara yang minta tolong saya bekam. Ketemu tiga orang ibu, bukannya saya lebih suka mendengar, tapi cerita pengalaman mereka memang menarik, tentang pengobatan holistik, perpaduan akupuntur, bekam, herbal, olahraga dan diet sehat. Lebih baik mencegah dari pada mengobati. Klo sudah sakit, meskipun duit banyak buat berobat, tetap saja jadi repot dan merepotkan ya.

Jumat, bersama ibu-ibu komplek masjid al Madani, jam 10 pagi sudah sampai Bukit Baros Cempaka – Sukabumi, rekreasi ke Rumah Keju Gouda. Sampai di lokasi kami disuguhi Welcome drinks ; teh dan kopi baros, yoghurt, dan fresh milk. Nyimak informasi cara pembuatan keju, dapat juga makan siang nasi timbel komplit yang nikmat, lalu jalan-jalan ke peternakan sapi, naik bukit baros, intip dapur proses bikin keju, dapat resep finger mozarella, nonton demo masak, dan icip-icip aneka snacks serba keju ; kastengels, nastar, lidah kucing, kripik bawang, pizza. Pulang bawa oleh-oleh dan hadiah menang games.

Dalam perjalanan kembali ke Jakarta, jalanan maceeet banget. Rupanya Alloh Swt punya maksud supaya saya bisa belajar lagi dari pengalaman ibu-ibu yang lebih senior. Ada ibu Susy yang cerita pernah kena Cancer payudara, dan sekarang sehat. Selain terapi kemoterapi, ibu Susy berusaha dandan cantiik, silaturahim ke teman-teman, menyenangkan dirinya supaya bisa selalu berpikiran positif. Terus ada juga cerita dari beberapa single parents (janda-janda) yang hebat, karena anak-anaknya berhasil sukses semua. Alloh Swt yang menjamin rezeki anak-anak mereka, peran orangtua hanya berdoa dan berusaha semampunya.

Sabtu, disamper Novi dan Retno, dateng reuni SMA. Tadinya saya males karena ya biasanya cuma gitu-gitu aja. Tapi beneran kali ini BPKB. Bukan Pertemuan Kangen2an Biasa. Ada guru-guru juga sebagai undangan VIP. Akhirnya setelah lebih dari 20 tahun, Alloh Swt pertemukan saya dengan para pahlawan tanpa tanda jasa ini. Ada pak James, guru olahraga. Ada bu Nilwatni, guru kimia, yang bikin saya mudah menghapal unsur kimia dan mengerti logika aneka rumus kimia. Ada bu Erma Yusni, guru agama Islam, beliau adalah satu-satunya guru yang di hari pertamanya langsung hapal dan benar tepat menyebut nama saya, karena biasanya guru-guru lain pasti gelagepan melafalkan nama depan saya.

Senang ketemu lagi teman-teman lama, semuanya orang sukses. Silaturahim bikin saya jadi lebih mensyukuri hidup saya, juga bikin saya lebih termotivasi untuk semakin baik, menuntut ilmu, berbuat lebih banyak hal yang dapat menjadi manfaat bagi manusia, yang kelak dapat menambah investasi amal jariyah. Amiiiinn yaaa :)

Foto-fotonya klik di sini. Suguhan makan siang di Rumah Keju Gouda ; nasi timbel, tahu, tempe, sayur asem, ayam bakar, kering teri kacang. Ga semfet foto, keburu kalap, lafeerrr :D

Leave a Reply